Malaikat Hampir Tergelincir ke Dalam Golongan Iblis


loading...
Boleh dibilang bahwa malaikat adalah simbol dari kebaikan. Sedangkan iblis adalah simbol keburukan. Meski selalu berjalan beriringan, namun keduanya tidak akan pernah bisa bersatu. Malaikat diciptakan belakangan setelah Allah menciptakan iblis. Simbol kebaikan diciptakan dari unsur cahaya. Sedangkan iblis diciptakan dari unsur api.

Ketika itu, keduanya adalah penghuni surga, meski sebagian malaikat memang tidak ditempatkan di surga lantaran tugas yang diembannya. Mereka hidup berdampingan hingga Allah mewujudkan kehendaknya untuk menciptakan suatu mahluk yang akan dijadikan seorang khalifah di bumi. Belakangan baru diketahui bahwa mahluk itu adalah manusia. Tidak dari cahaya atau api, mahluk yang disebut manusia itu diciptakan dari unsur tanah. Dan, unsur tersebut berada di bumi.

Mahluk baru yang satu ini memiliki kedudukan yang begitu istimewa, meski unsur material asalnya dianggap lebih rendah daripada dua mahluk pendahulunya. Saking istimewanya,  sampai-sampai Sang Pencipta memerintahkan iblis dan malaikat untuk bersujud (diartikan menghormati, bukan bersujud layaknya seluruh mahluk menyembah Tuhan) kepada manusia.


Adapun mahluk pertama yang diciptakan Allah dari tanah adalah Adam A.S. Allah berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam," (1)

Mendapat perintah itu, malaikat langsung bersujud. Tetapi, tidak dengan iblis.

Lantaran kesombongan dalam dirinya, mahluk yang diciptakan dari unsur api itu menolak perintah. Mahluk tercela itu merasa derajatnya lebih tinggi daripada Adam yang unsurnya berasal dari tanah.

Meski pada akhirnya tetap patuh terhadap perintah Allah, namun penciptaan manusia sempat diprotes malaikat. Hal itu pula yang hampir menggelincirkan malaikat ke dalam glolongan iblis yang terkutuk. Tapi, Allah tidak menghendaki malaikat menjadi sesat seperti iblis. Setelah diberi petunjuk dan mau mengikutinya, barulah malaikat menyadari kedudukannya dan patut dijadikan sebagai contoh. (Selengkapnya dapat kalian baca pada Surah Al-Baqarah ayat 31 sampai ayat 33)

1 : Al-Baqarah ayat 34
loading...

Subscribe to receive free email updates: